Industri animasi khususnya film memang tak begitu
menggembirakan dibandingkan dengan industri digital lainnya seperti
game, aplikasi, dan lain sebagainya. Banyak hal yang membuat film
animasi di Indonesia tak berkembang, seperti belum adanya media
penayangan yang komersial membeli karya film animasi dan cost produksi
yang besar.
"Berbeda dengan sinetron-sinetron yang cost produksi hanya Rp 80 juta
per episode tapi bisa dijual lebih dari itu. Makanya, tidak heran
banyak sinetron yang sukses daripada film animasi," ujar Asisten
Produser Dreamtoon, Donny Sugeng Riyadi.
Kesulitan itulah yang membuat industri animasi kurang menggembirakan.
Sementara pemerintah, belum bisa berbuat apa-apa tentang hal ini.
Padahal, ekonomi kreatif selalu didengungkan di era pemerintahan saat
ini.
Imbas dari tak berkembangnya film animasi pun mulai kelihatan. MD
Animation dikabarkan bubar. Namun, kabar itu dibantah oleh Pimpinan
Creative MD Animation, Freddy Nindan. MD Animation hanya melepas ratusan
karyawan gara-gara industrinya 'melempem'.
"Tidak benar, yang benar adalah hubungan kerja dengan para animator
akan memakai sistem 'on project basis'. Sehingga bisa lebih memacu
kinerja baik secara kualitas maupun kuantitas," ungkapnya). "Kita lepas 120 an karyawan," tambahnya.
Dirinya mengakui melepas karyawan MD Animation, supaya bisa
menyiasati fixed cost. Kendati begitu, ada beberapa tim yang masih
memperkuat MD Animation.
"Animator menjadi karyawan lepas. Untuk menyiasati fixed cost. Jadi,
yang in-house hanya team kreatif dan para leader produksi di departemen
animasi. Team post pro & audio post juga masih in-house. Selain
jajaran management tentunya," ujarnya.
Senada dengan Direktur MD Animation, Dana Riza yang mengatakan jika
MD Animation bukan bubar hanya perubahan strategi operasional dan
manajemen produksi.
"Proses kreatif dan produksi tetap berlanjut. Produk-produk baru tetap akan dirilis," katanya yang juga Merdeka.com konfirmasi melalui pesan singkat.
Sebagaimana diketahui,
MD Animation berdiri sejak 2012. Anak usaha dari MD Entertainment ini
telah menghasilkan karya yang memiliki hak cipta atau intelectual
property sebanyak 6 tittle antaranya Tendangan Halilintar, Adit Sopo
Jarwo, Pasukan Pelangi, Cherrybelle, DBanditoz, Markas Impian.
Sumber :


Post a Comment
Harap tidak mencantumkan link berbau porno, iklan ataupun lainnya yang selayaknya tidak pantas pada komentar ya...
Thanks
Adm AlfianNetwork